Skip to main content

Boneka Berhantu Yang Berbisik Di Malam Hari

Hai, namaku Flo. Aku hanya seorang anak biasa.

Namun ketika aku berumur sekitar lima tahun, aku bisa mendengar suara bisikan dimalam hari. Dan kakakku juga bisa mendengar suara bisikan itu, namun dia selalu berkata. "Flo, aku tahu itu suaramu. Jangan suka iseng !"

Aku selalu menjawab "Itu suara boneka !" dan aku tidak tahu kenapa aku berkata seperti itu, seperti tiba - tiba keluar dari mulutku yang dikendalikan oleh sesuatu namun Ibu dan Kakakku tidak pernah mempercayaiku.

Kakakku selalu bilang "Hentikan ! jangan bodoh !" Namun tiap kali dia berkata seperti itu dia terlihat sangat khawatir.

Beberapa bulan setelah hal ini berlangsung, paman dan sepupuku datang dan menetap dari Irlandia. Aku tidak pernah melihat mereka berdua semenjak aku berumur dua tahun dan sekarang ketika mereka menetap aku sudah berumur lima tahun.

Sepupuku tidur dikamarku dan kakakku dan dia selalu terbangun ketika disaat yang sama setiap malam denganku dan berkata "Itu suara boneka ! suara boneka lagi ! Mereka datang untuk menangkap kita tapi mereka tidak bisa keluar"

Saat itulah ibuku mulai khawatir.

Setelah sekitar 5 tahun kemudian suara itu muncul dimalam hari. Ibuku menceritakan semuanya yang dia ketahui tentang boneka itu.

"Ketika aku seumuran kalian, bibiku memberikan boneka ini. Dan dua bulan kemudian dia meninggal dunia. Aku tidak pernah memainkan boneka itu karena menakutkan, jadi aku meletakkannya di dalam lemari. terkunci rapat dan aku selalu bermain dengan boneka lain di kamarku. Seminggu setelah mengunci boneka itu di dalam lemari aku mulai mengalami mimpi buruk tentang boneka itu dan aku mendengar suara yang seperti kamu dengar tapi agak berbeda. Boneka itu berkata 'Biarkan aku keluar. Aku takkan melukaimu, aku janji' namun pada malam berikutnya  boneka itu berkata 'Jika aku keluar nanti, aku akan melukaimu seperti yang aku lakukan pada bibimu.' Aku masih memiliki boneka itu."

 Ibu menghela nafas sebentar, lalu berkata
"Aku sangat meminta maaf, aku meletakkan boneka itu ada di bawah tempat tidurmu."

Aku dan kakakku terdiam. Kalimat tadi menggema di pikiranku.

Sekarang aku sudah berumur 15 tahun dan kami telah menjual boneka itu di tempat penjualan aksesoris mobil. Aku membayangkan, apakah boneka itu suka berbisik pada pemiliknya yang baru.

Comments

  1. boneka bisa jadi tempat hantu. gitu ya..

    ReplyDelete
  2. Gue merinding baca tulisan lo. Selama sudah membuat merinding pembaca. Hii... brrr...

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your fear please.... :)

Popular posts from this blog

Tragedi Himuro Mansion

Siapa yang udah pernah main game Fatal Frame ? Saya belom, hehe. Mau maenin tapi PS 2 nya rusak duluan. Saya tahu Fatal Frame dari teman saya yang sudah terlebih dahulu bermain Fatal Frame. Gamenya lumayan horror, eh bukan lumayan lagi deh. Horror banget. Ya iyalah gimana gak ? Di game itu kita berperan jadi sepasang gadis yang tersesat di sebuah mansion yang isinya hantu - hantu semua. Satu - satunya cara untuk menghadapi hantu - hantu itu adalah dengan memotret mereka dengan sebuah alat bernama camera obscura. Iya, dipotret hantunya. Kebayangkan kalo hantunyaFatal Frame tiba - tiba muncul di depan wajah terus langsung kita harus buru - buru potret. BAKEKOK !! Ini kok jadi review game ? -_-" Maaf keasyikan ngebahas Fatal Frame. Langsung ke topik utama. Ada alasan mengapa tadi saya membahas game Fatal Frame sedikit di awal. Latar tempat game Fatal Frame adalah sebuah mansion (rumah singgah yang besar dan luas) bernama Himuro Mansion. Dan coba tebak ? ternyata Himuro Mansion benar …

Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan)

Selesai Abatoar langsung saya lahap Linimasa di hari itu juga. Rasanya agak telat kalau saya me-review Linimasa sekarang - sekarang ini, mengingat tanggal terbitnya sudah lewat berbulan - bulan lalu. Well... better late than never. Kita bahas sedikit tentang cerita dalam Linimasa, tanpa spoiler tentunya.

Judul buku : Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan) Penulis : @kisahhorror Penerbit : Mediakita Tanggal terbit : November - 2013 Jumlah halaman : 340


Linimasa menceritakan tentang konflik dan intrik anak - anak remaja tanggung persis di sinetron - sinetron yang sering diputar di stasiun televisi kesayangan kita. Adalah Tatiana, gadis berpenampilan sederhana namun selalu meninggalkan kesan baik pada teman - temannya sebagai siswi yang rajin, pintar, suka menolong dan ramah kepada semua orang. Sifat baik Tatiana bukan berarti berimbas baik pada semua orang, tersebutlah lima orang remaja lain yang merasa dipecundangi oleh kebaikan dan prestasi - prestasi Tatiana. Lima orang remaja itu adalah Fra…

Gak Baca Komik Horor, Sekalinya Baca Jadi Lama Gak Posting Lagi

Lama gak update sodara - sodara sekalian. Kali ini saya gak mau cerita sesuatu dulu. Mau share sedikit aja.  Jadi gini, ceritanya saya lagi iseng googling. Dan nemu komik horror disalah satu web penyedia komik. Jelas dong saya penasaran, saya baca dikit dan voila ! sukses bikin saya gak bisa tidur, gak berani di kamar mandi lama - lama. Dan gak berani buat posting cerita horor buat sementara. (Selain sempitnya waktu, efek dari komik ini yang membuat saya gak posting - posting lagi).

"Emang serem banget ya ?"

Gak banget - banget sih, tapi karena ilustrasinya yang "brengsek" dan lumayan buat bahan mental disturbing jadi bakal bikin anda berkali - kali ngeliat ke belakang pas lagi baca ceritanya (if you know what i mean...^_^).

Nih saya kasih linknya aja. Saya gak mau naro gambar - apa dipostingan kali ini.

YAMI NO KOE
Nemu profil penulisnya juga dari wikipedia :

Junji Ito was born in the Gifu prefecture of Japan in 1963. He was inspired from a young age by both his ol…