Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2014

Abatoar : kamu korban berikutnya ?

Pada awal kemunculanya lumayan sulit untuk menemukan Abatoar walaupun sudah dicari ke beberapa toko buku besar tapi tetap saja sulit. Entah saya yang telat mencari karena sudah terjual habis atau memang distribusi buku ini tidak terlalu luas. Namun kebetulan pada satu acara pameran buku dapat dengan mudah saya temukan buku itu dan tanpa pikir panjang saya langsung membeli dua buku karya @kisahhorror. Linimasa dan Abatoar, sekalian book signing dan minta sedikit wejangan dari dia karena kebetulan saat itu juga Media Kita mengadakan #Horrorday. Selain dihadiri oleh @kisahhorror, #Horrorday juga dihadiri oleh Penchake. (Tentang apa atau siapa itu Penchake akan saya bahas di kesempatan lain, saya janji. Tolong jangan gentayangi saya.) Abatoar ?"Abatoar itu bukannya tempat buat orang - orang jalan kaki di pinggir jalan raya ya ?"
"Itu trotoar mas..."
"Ohiya lupa, terus Abatoar itu apa ?" Singkat dan jelas pada pameran buku itu @kisahhorror menjelaskan arti Abato…

Maaf, Bu...

Tersebutlah seorang wanita yang hidup bersama suaminya di sebuah desa kecil di negara Spanyol. Pasangan tersebut memiliki seorang anak laki - laki bernama Federico yang agak nakal. Orang tua Federico tidak habis pikir karena anaknya sering sekali membuat masalah di sekolah.

Suatu pagi, ibunya membangunkan Federico seperti biasa dan menyiapkan segala peralatan Federico untuk sekolah. Sementara Federico bersih - bersih, ibunya menyiapkan sarapan. Setelah selesai harapan, ibunya mengantarkan Federico ke bus sekolah.
Sisa hari ibunya dihabiskan dengan membersihkan rumah. Ketika masuk jam maka siang, saat dia beranjak ke ruang keluarga dia kaget bukan main. Anaknya berada di sana, duduk menghadap jendela ke arah luar. 
"Federico !" ibunya membentak.
"Kamu ngapain jam segini udah pulang ? kenapa gak sekolah ?!"
Anak itu diam tak bersuara sambil berbalik menghadap ibunya. Ibunya menyadari ada darah di dahi anaknya.
"Itu, kenapa dahi kamu berdarah ?" tanya ibunya.
&q…

Cerita Paling Seram Yang Pernah Ada

Empat orang pergi berlibur musim panas. Mereka menginap disebuah hotel bintang lima yang megah. Karena ingin menikmati pemandangan seluruh kota, mereka memesan kamar yang berada pada lantai 100.

Sore itu mereka pergi keluar bersama - sama untuk berkeliling kota. Ketika mereka akan meninggalkan hotel, mereka menitipkan kunci kamar pada resepsionis.
"Maaf, sebentar," kata resepsionis memanggil empat orang itu yang sudah hampir keluar gedung, "saya mau kasih tahu kalau nanti malam akan ada perbaikan gedung. Mulai dari tengah malam hingga esok pagi, lift akan diperiksa dan diperbaiki. Tolong agar kembali sebelum tengah malam jika anda mau menggunakan lift nanti malam, karena setelah tengah malam lift tidak bisa dipakai."
Empat orang itu mengiyakan namun tetap saja mereka kelupaan. Saking menikmati suasana mereka baru pulang pada pukul 1 malam. Seperti yang diberitahukan resepsionis, lift tidak bisa digunakan. Mereka tidak punya pilihan lain selain naik ke lantai 100 de…

Bukan Tipe Saya

Tidak ada gadis yang menolak untuk kencan dengan Charles Spiffington. Dia lahir dari keluarga kaya. Dari dulu semua keinginannya selalu dipenuhi oleh keluarganya. Ketika dia tumbuh besar, ayahnya memberikan kebebasan untuk anaknya untuk menggunakan harta yang dimiliki ayahnya.

Dia mengendarai mobil mewah, makan di restoran mewah, menggunakan pakaian - pakaian merk terkenal dan tinggal di hunian mewah juga. Punya banyak uang membuat Charles percaya kalau dia bisa menarik perhatian gadis dengan mudah. Tidak ada gadis yang berani menolak ajakan Chales Spiffington. Namun semua berubah ketika dia bertemu dengan seorang gadis bernama Gillian Hackworth.
Mereka bertemu tanpa sengaja ketika mereka saling bertabrakan di cafe pada suatu sore. Setelah dengan sopan Charles memperkenalkan diri, mereka berdua duduk disebuah meja berdua dan Charles memesan kopi dan roti. Mereka berdua menghabiskan waktu berjam - jam membicarakan tentang musik, buku dan film kesukaan mereka.
Waktu berlalu dan tanpa sa…

Resensi : Pasien Terakhir

Karena kesibukan (dan kemalasan) saya baru sempat posting lagi sekarang.
Mohon pengertiannya (iya.. itu juga buat kamu.. koneksi internet... mohon pengertian)
Pertama kalinya saya membaca novel horror lokal. Saya putuskan untuk menuliskan sepatah dua patah kata pendapat saya tentang apa yang saya baca. Mudah - mudahan berimbang.
Judul                 : Pasien Terakhir Penulis              : Maria Rosa Penerbit            : Setinggi Langit Tgl. Terbit         : Desember - 2013 Jumlah Halaman : 350 halaman

(+) Plus Pemilihan judulnya menarik. Sangat sesuai dengan plot ceritanya.Plot yang dirancang lumayan apik dan tidak sembarangan. Ilustrasi keren dan menantang pembaca untuk membuka lembar demi lembar buku.Bahasa dan kalimat yang digunakan untuk menggambarkan ketakutan tokoh berhasil memancing imajinasi pembaca.Penulis berwawasan luas, membuat novel ini juga menambah wawasan pembacanya. (-)Minus Akhir cerita yang mudah ditebak. Dan terkesan "biasa" untuk sebuah karya horror.Terasa ad…