SlideShow

4

Boneka Berhantu Yang Berbisik Di Malam Hari

Hai, namaku Flo. Aku hanya seorang anak biasa.

Namun ketika aku berumur sekitar lima tahun, aku bisa mendengar suara bisikan dimalam hari. Dan kakakku juga bisa mendengar suara bisikan itu, namun dia selalu berkata. "Flo, aku tahu itu suaramu. Jangan suka iseng !"

Aku selalu menjawab "Itu suara boneka !" dan aku tidak tahu kenapa aku berkata seperti itu, seperti tiba - tiba keluar dari mulutku yang dikendalikan oleh sesuatu namun Ibu dan Kakakku tidak pernah mempercayaiku.

Kakakku selalu bilang "Hentikan ! jangan bodoh !" Namun tiap kali dia berkata seperti itu dia terlihat sangat khawatir.

Beberapa bulan setelah hal ini berlangsung, paman dan sepupuku datang dan menetap dari Irlandia. Aku tidak pernah melihat mereka berdua semenjak aku berumur dua tahun dan sekarang ketika mereka menetap aku sudah berumur lima tahun.

Sepupuku tidur dikamarku dan kakakku dan dia selalu terbangun ketika disaat yang sama setiap malam denganku dan berkata "Itu suara boneka ! suara boneka lagi ! Mereka datang untuk menangkap kita tapi mereka tidak bisa keluar"

Saat itulah ibuku mulai khawatir.

Setelah sekitar 5 tahun kemudian suara itu muncul dimalam hari. Ibuku menceritakan semuanya yang dia ketahui tentang boneka itu.

"Ketika aku seumuran kalian, bibiku memberikan boneka ini. Dan dua bulan kemudian dia meninggal dunia. Aku tidak pernah memainkan boneka itu karena menakutkan, jadi aku meletakkannya di dalam lemari. terkunci rapat dan aku selalu bermain dengan boneka lain di kamarku. Seminggu setelah mengunci boneka itu di dalam lemari aku mulai mengalami mimpi buruk tentang boneka itu dan aku mendengar suara yang seperti kamu dengar tapi agak berbeda. Boneka itu berkata 'Biarkan aku keluar. Aku takkan melukaimu, aku janji' namun pada malam berikutnya  boneka itu berkata 'Jika aku keluar nanti, aku akan melukaimu seperti yang aku lakukan pada bibimu.' Aku masih memiliki boneka itu."

 Ibu menghela nafas sebentar, lalu berkata
"Aku sangat meminta maaf, aku meletakkan boneka itu ada di bawah tempat tidurmu."

Aku dan kakakku terdiam. Kalimat tadi menggema di pikiranku.

Sekarang aku sudah berumur 15 tahun dan kami telah menjual boneka itu di tempat penjualan aksesoris mobil. Aku membayangkan, apakah boneka itu suka berbisik pada pemiliknya yang baru.