SlideShow

15

Bermain Petak Umpet(?)

Pendahuluan :
Permainan petak umpet sendirian ini merupakan sebuah ritual untuk melakukan kontak dengan mereka yang sudah meninggal. Arwah yang penasaran dan mengembara di Bumi akan selalu mencari tubuh untuk dirasuki. Dalam ritual ini anda memanggil roh yang akan merasuki boneka sebagai pengganti tubuh manusia.

Peringatan : Jika anda memiliki kemampuan yang "lain" kemungkinan ketika ritual ini dilaksanakan anda akan merasa tidak enak badan selama ritual berlangsung.

Yang diperlukan :

  • Boneka yang memiliki anggota badan.
  • Segenggam beras.
  • Jarum dan benang merah.
  • Benda tajam (pisau, gunting, pecahan kaca, dll pilih salah satu).
  • Secangkir penuh air garam.
  • Tempat bersembunyi.
Persiapan :

  • Keluarkan semua benda yang berada didalam boneka (seperti kapas, kain, dll) lalu isi dengan beras.
  • Potong kuku anda dan masukkan kuku tersebut kedalam boneka lalu jahit bagian boneka yang terbuka dengan benang merah lalu ikat leher boneka dengan sisa benang yang ada.
  • Isi bak mandi dengan sedikit air hingga menggenang.
  • Letakkan segelas air garam ditempat bersembunyi.
How to do :

  • Berikan nama pada boneka itu (bisa Sarimin, Markonah, Samijan, dll terserah anda)
  • Ketika waktu menunjukkan pukul 3 malam bisikkan "___(nama bonekanya) kamu duluan yang sembunyi " hingga tiga kali.
  • Pergi ke kamar mandi lalu letakkan boneka ke dalam bak mandi yang berisi air.
  • Matikan semua lampu yang ada didalam rumah, nyalakan tv lalu kembali ke tempat anda melaksanakan ritual tadi.
  • Tutup mata, hitung sampai 10, lalu kembali ke kamar mandi dengan membawa benda tajam yang sudah disiapkan.
  • Di kamar mandi, katakan "Ketauan!" lalu tusuk boneka dengan benda tajam.
  • Lalu katakan "Sekarang kamu yang jaga" dan bawa boneka itu kembali ke tempat ritual tadi.
  • Ketika boneka diletakkan kembali ketempat ritual, seketika itu juga anda lari ke tempat anda sembunyi. Ingat...! LARI!
Selesaikan ritual :

  • Minum setengah gelas air garam, tapi jangan ditelan. Biarkan saja dimulut lalu segera cari boneka itu. Boneka sudah tidak ada lagi dikamar mandi, apapun yang terjadi jangan keluarkan air garam dari dalam mulut.
  • Jika boneka berhasil ditemukan, tuangkan sisa air garam pada boneka. Lalu semburkan air garam yang berada dimulut pada boneka.
  • Katakan "Saya menang" tiga kali.
  • Itulah cara yang digunakan untuk menyelesaikan ritual.
  • Setelah itu segera keringkan boneka, bakar lalu buang jauh - jauh abu boneka itu.
PALING PENTING :
Jangan hentikan ritual ini ditengah jalan. Anda harus menyelesaikannya hingga akhir. Ini adalah ritual yang berbahaya dan saya tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada anda jika anda mencobanya.

Hal lain yang harus diingat :

  • Jangan keluar dari rumah hingga anda menyelesaikan ritual.
  • Anda harus mematikan semua lampu yang ada.
  • Jangan berisik ketika bersembunyi.
  • Anda tidak perlu menahan air garam didalam mulut selama ritual, hal itu dilakukan hanya ketika anda ingin menyelesaikan ritual.
  • Ingat, ketika ada seseorang didalam rumah selain anda. Kemungkinan teman anda berada dalam bahaya juga.
  • Jangan lanjutkan ritual ini hingga lebih dari satu jam
  • Untuk berjaga - jaga, biarkan semua pintu didalam rumah tidak terkunci (termasuk pintu depan rumah anda) dan ada teman anda yang menunggu diluar dan akan menolong anda jika terdengar suara - suara janggal dari dalam rumah. Membawa telepon genggam juga disarankan.
Catatan :

  • Beras yang ada didalam boneka digunakan untuk menarik arwah.
  • Benang merah mengartikan aliran darah yang mengunci arwah didalam boneka.
  • Dengan memotong benang, berarti anda telah membebaskan arwah yang terperangkap.
  • Jika anda keluar dari tempat sembunyi tanpa menahan air garam didalam mulut, kemungkinan anda akan merasakan "sesuatu" berkeliaran didalam rumah yang mungkin bisa membahayakan keadaan anda. Untuk merasakan "sesuatu itu silakan lihat apa yang terjadi dengan televisi anda.

Video dibawah ini memperlihatkan perubahan suara yang terjadi pada tv.



Selamat mencoba ^^
7

Video Kutukan

Katanya sih ini video kutukan dari Jepang. Tapi gak tau juga deh, silakan dinikmati!
Jika merasakan paranoid yang berlebihan diharapkan agar segera mencari hiburan lain selain cerita horror dan yang lainnya, semisal nonton film kartun lucu. You know what to do right?

Saya tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada anda

18

Kisah Tragis Dibalik Lagu Pengantar Tidur

Nina Bobo oohh Nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Satu lagu dengan bait sederhana yang digunakan banyak orang tua untuk mengantar tidur anak - anaknya. Keliatan tidak ada yang ganjil dari lagu itu, tapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut?

Beberapa dekade setelah kedatangan Cornelis de Houtmen di Banten, warga negara Belanda dari berbagai kalangan sudah memenuhi pulau Jawa dan pulau - pulau lainnya. Alkisah seorang gadis belia asal Belanda bernama Nina Van Mijk. Gadis yang berasal dari keluarga komposer musik klasik sederhana yang menetap di Nusantara untuk memulai hidup baru karena terlalu banyak saingan musisi di Belanda.

Hidup Nina berjalan normal seperti orang - orang Belanda di Nusantara pada umumnya, berjalan - jalan, bersosialisasi dengan penduduk pribumi, dan mengenal budaya Nusantara. Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian aneh itu keadaan menjadi berbanding terbalik. Kejadian aneh itu terjadi pada suatu malam badai, petir tak henti - hentinya saling bersahutan. Dari dalam kamarnya Nina menjerit keras sekali, diikuti suara vas bunga yang terjatuh dan pecah. 

Ayah, ibu serta pembantu keluarga Nina menghambur kedalam kamar Nina. Pintu terkunci dari dalam, akhirnya pintu itu didobrak oleh ayah Nina. Dan satu pemandangan mengerikan disaksikan oleh keluarga itu, terlihat diranjang tidur Nina melipat tubuhnya kebelakang persis dalam posisi kayang merayap mundur sambil menjerit - jerit dan sesekali mengumpat - ngumpat dengan bahasa Belanda. Rambutnya yang lurus pirang menjadi kusut tak keruan, kelopak matanya menghitam pekat. 

Itu bukan Nina, itu adalah jiwa jahat yang bersemayam ditubuh Nina. Nina kerasukan. Sudah seminggu berlalu semenjak malam itu, Nina dipasung di dalam kamarnya. Tangannya diikat dengan seutas tambang. Keadaan Nina kian memburuk, tubuhnya semakin kurus dan pucat. Ibu Nina hanya bisa menangis tiap malam ketika mendengar Nina menjerit - jerit. Ayah Nina tidak tahu harus berbuat apa karena kejadian aneh seperti ini tidak pernah diduganya. Karena putus asa dan tidak tahan melihat keadaan anaknya, ayah Nina pulang ke Belanda sendirian meninggalkan anak dan istrinya di Nusantara. Pembantu rumahnya pun pergi meninggalkan rumah itu karena takut. Tinggal lah Nina yang dipasung dan Ibunya di satu rumah tak terurus.

Kembali lagi pada satu malam badai, namun aneh, kala itu terdengar Nina tidak lagi menjerit - jerit. Kamarnya begitu hening. Perasaan
ibu Nina bercampur aduk antara bahagia dengan takut. Bahagia bila ternyata anaknya sudah sembuh, tetapi takut bila ternyata anaknya sudah....meninggal
Ibu Nina mengintip dari sela - sela pintu kamar Nina, dan ternyata Nina sedang duduk tenang diatas ranjangnya. Tak berkata apa - apa tapi sejurus kemudian dia menangis sesengukan. Ibu Nina langsung masuk kedalam kamarnya dan memeluk Nina erat - erat dan melepas tali tambang yang melilit tangannya. Sambil menangis Nina berkata

"Ibu.... aku takut...." Lalu ibunya menjawab sambil menangis pula

"Tak apa nak, Ibu ada disini. Kamu tidak perlu takut lagi. Ayo kita makan bersama"


“Aku tidak lapar, tetapi bolehkah aku meminta sesuatu?”


“Apapun nak...! apapun.....!!”

“Aku ngantuk, rasanya aku akan tertidur sangat pulas. Mau kah ibu nyanyikan sebuah lagu pengantar tidur untukku?”

Ibu Nina terdiam, agak sedikit tidak percaya dari apa yang didengar anaknya. 
Tapi kemudian ibu Nina berkata sambil mencoba tersenyum.

“Baiklah, ibu akan menyanyikan sebait lagu.”

Saya yakin anda sudah tahu lagu apa yang dinyanyikan oleh Ibu Nina. Setelah sebait lagu itu Nina terlelap damai dengan kepala dipangkuan ibunya, wajah anggunnya telah kembali. Ibu Nina menghela nafas lega, anaknya telah tertidur pulas.

Tapi.....
Yakin mau tidur?
Nina tidak bergerak sedikit pun, nafasnya tidak terdengar, denyut nadinya menghilang, aliran darahnya berhenti. Nina telah tertidur benar – benar lelap untuk selamanya dengan sebuah lagu ciptaan ibunya sebagai pengantar kepergian dirinya setelah berjuang melawan penderitaan.
Konon katanya ketika anda menyanyikan lagu ini untuk pengantar tidur anak – anak anda yang masih bayi, tepat ketika anda meninggalkan kamar tempat anak anda tertidur. Nina akan datang ke kamar anak anda dan membuat anak anda tetap terlelap hingga keesokan paginya dengan sebuah lagu.