SlideShow

1

Air Minum

Ada seorang gadis kecil yang tinggal di gedung apartemen. Suatu hari, dia bilang pada ibunya kalau dia ingin pergi keluar untuk bermain dengan teman-temannya. Beberapa jam kemudian, ketika ibu si gadis pergi untuk mencari anaknya untuk makan malam, dia menyadari bahwa anaknya tidak ada dimanapun.

Si ibu menanyakan kepada semua anak-anak yang tinggal di apartemen mengenai keberadaan anaknya. Mereka mengatakan kalau mereka tidak melihat anaknya seharian ini. Kenyataan pahitnya anak itu telah hilang.

Air Minum
Poor Little Girl
Orang tua si gadis menelepon polisi dan pencarian dilakukan di sekitar apartemen. Orang-orang yang tinggal di apartemen turut membantu pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya, si gadis tidak pernah ditemukan.

Tiga bulan kemudian, penghuni komplek apartemen mulai mengeluhkan pasokan air minum di apartemen. Ketika mereka menyalakan kran air, mereka menyadari ada aroma aneh dari airnya.

Pelan tapi pasti, manajer apartemen mulai menerima keluhan lebih banyak lagi dari penghuni apartemen tentang rasa dan bau air minum mereka. Si manajer memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini, dia menyuruh petugas kebersihan untuk memeriksa air dari tangki penyimpanan di lantai paling atas gedung apartemen.

Petugas kebersihan pergi ke atas dan mulai melepas tutup tangki satu per satu dan memeriksa kandungan kimia dari airnya. Ketika dia memeriksa tangki yang terakhir, dia mengangkat tutup tangki seketika bau busuk menyengat dari dalam tangki. Terlihat tubuh anak-anak yang sudah busuk mengambang di dalam tangki.

Setelah polisi mengautopsi mayat tersebut, mereka mengkonfirmasi bahwa itu adalah mayat si gadis yang menghilang selama tiga bulan sebelumnya.

Diperkirakan dia sedang bermain diatas gedung ketika tutup tangki air sedang terbuka. Kelihatannya, dia melihat ke dalam tangki dan secara tidak sengaja terjatuh dan tenggelam di air.

Mayat gadis itu mengambang disana, tidak terusik, selama tiga bulan lamanya.

Dan selama tiga bulan, para penghuni apartemen tidak mengetahui bahwa mereka meminum air dari tempat mayat si gadis membusuk.
2

Pengendara Bis

Tersebutlah seorang pengendara bis yang bekerja di sebuah rumah sakit daerah. Suatu hari dia diberi tugas untuk memindahkan 20 pasien sakit jiwa menuju rumah sakit jiwa milik negara. Ketika di jalan dia merasa kehausan dan memutuskan untuk beristirahat sejenak di sebuah bar.
Ketika dia kembali ke bis, dia kaget ternyata sudah tidak ada siapapun di dalam bisnya. Para pasien sakit jiwa entah bagaimana caranya berhasil kabur. Karena takut kehilangan pekerjaannya, pengendara bis yang licik itu memiliki sebuah rencana.

Dia mengendarai bis kembali dan berhenti di sebuah halte bis. Dia membuka pintu dan disana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk naik bis. Pengendara bis membawa mereka ke rumah sakit jiwa dan mengatakan pada petugas disana bahwa mereka adalah pasien rumah sakit jiwa yang sudah parah dan harus diikat.

Butuh beberapa bulan sebelum petugas rumah sakit jiwa tersebut menyadari kesalahan mereka. Seiring waktu, banyak dari penumpang bis tersebut menjadi benar-benar gila. Pasien rumah sakit jiwa yang sebenarnya masih juga belum ditemukan.