SlideShow

0

Meng-Google Dirimu

Jangan pernah meng-Google dirimu. Mengapa? karena bisa jadi kau tidak akan suka dengan apa yang kau temukan.

Suatu hari aku merasa bosan dan mengetikkan namaku sendiri di mesin pencarian Google. Aku memiliki nama yang tidak terlalu pasaran, jadi aku yakin hasil pencariannya tidak akan terlalu banyak. Aku kaget sekali ketika ternyata aku menemukan sebuah website yang memiliki domain bertuliskan nama lengkapku.

www,(namaku).com

Ketika aku klik link tersebut, muncullah sebuah papan pesan. Aku memperhatikan profil dari website tersebut dan mengetahui bahwa ternyata orang yang memiliki website itu seusia denganku dan memiliki hobi dan ketertarikan yang sama. Tidak ada posting apapun dalam papan pesan tersebut, namun karena penasaran, aku menyimpan link itu.

Sudah sebulan berlalu, ketika aku melihat kembali website tersebut. Kali ini website tersebut memiliki beberapa konten. Ada beberapa postingan catatan harian, beberapa hal acak seperti "Hari ini cerah banget" atau "Lagi bete di tempat kerja". Hal-hal lumrah seperti itu.

Seiring waktu, Aku mulai menyadari beberapa kebetulan. Orang yang memiliki website itu tinggal di kota yang sama denganku. Sangat aneh ketika kamu menyadari ada dua orang yang namanya tidak umum tinggal di satu kora yang sama pada waktu yang sama.

Kemudian aku menyadari isi catatan harian di website itu sama persis dengan kejadian dalam hidupku.

Suatu hari aku pergi menonton pertandingan kasti dan ketika malam harinya aku memeriksa website itu, Aku menemukan pemilik website itu pergi menonton pertandingan yang sama dengan yang aku tonton siangnya. 

Kebetulan-kebetulan dalam website itu semakin menjadi-jadi. Detail biografi pemilik blog itu terlalu mirip dengan diriku.

Misalnya, pemilik website itu menuliskan dia memelihara seekor anjing dan nama anjing itu persis degan anjing yang pernah kumiliki ketika aku masih kecil. Pemilik website itu memposting gambar mobil miliknya yang ternyata model mobil miliknya persis dengan mobil yang pernah aku miliki ketika aku masih kuliah. Pemilik website itu menuliskan kegiatannya makan di restoran yang ternyata restoran-restoran yang dia tulis persis dengan restoran yang pernah aku kunjungi ketika aku pulang kerja.

Suatu hari lagi, ketika aku melihat papan pesan, pemilik website itu menulis pesan yang berbunyi "Selamat ulang tahun!"

Hari itu adalah hari ulang tahunku.

Aku memutuskan untuk menuliskan sesuatu di papan pesan itu, untuk memenuhi rasa penasaran saja. Aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun padanya dan memberitahunya bahwa dia memiliki nama yang sama denganku.

Namun ketika aku ingin mulai menuliskan sesuatu, Aku menyadari bahwa tidak tempat untuk mengetikkan pesan di website itu. Itu bukanlah papan untuk menuliskan pesan, itu adalah laman statis.

"Aneh banget."

Dapat disimpulkan, seseorang yang memiliki website tersebut sengaja membuat website itu terlihat seperti website interaktif... sekilas terlihat konten di dalam website itu diisi oleh orang lain yang mengunjungi website itu... namun sebenarnya, isi website itu ternyata hanya dibuat oleh si pemilik website itu saja.

"Untuk apa seseorang melakukan hal seperti ini?"

Aku memutuskan untuk mengirim e-mail kepada pemilik website tersebut.

Tulisannya berbunyi : "Hai. Percaya nggak, kita punya nama yang sama loh. Senang bisa kenalan"

Hanya sebuah e-mail yang bersahabat.

Hari berikutnya, ketika aku ingin melihat website itu lagi, Aku menemukan bahwa website itu sudah hilang. Sepertinya sengaja dihapus.

Kemudian aku memeriksa e-mail ku dan ternyata seseorang mengirimkanku pesan yang membuatku merinding dan menyesal setengah mati.

Pesan itu bertuliskan :
"AKU MENEMUKANMU!"

0 komentar:

Post a Comment

Share your fear please.... :)