Skip to main content

Air Minum

Ada seorang gadis kecil yang tinggal di gedung apartemen. Suatu hari, dia bilang pada ibunya kalau dia ingin pergi keluar untuk bermain dengan teman-temannya. Beberapa jam kemudian, ketika ibu si gadis pergi untuk mencari anaknya untuk makan malam, dia menyadari bahwa anaknya tidak ada dimanapun.

Si ibu menanyakan kepada semua anak-anak yang tinggal di apartemen mengenai keberadaan anaknya. Mereka mengatakan kalau mereka tidak melihat anaknya seharian ini. Kenyataan pahitnya anak itu telah hilang.

Air Minum
Poor Little Girl
Orang tua si gadis menelepon polisi dan pencarian dilakukan di sekitar apartemen. Orang-orang yang tinggal di apartemen turut membantu pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya, si gadis tidak pernah ditemukan.

Tiga bulan kemudian, penghuni komplek apartemen mulai mengeluhkan pasokan air minum di apartemen. Ketika mereka menyalakan kran air, mereka menyadari ada aroma aneh dari airnya.

Pelan tapi pasti, manajer apartemen mulai menerima keluhan lebih banyak lagi dari penghuni apartemen tentang rasa dan bau air minum mereka. Si manajer memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini, dia menyuruh petugas kebersihan untuk memeriksa air dari tangki penyimpanan di lantai paling atas gedung apartemen.

Petugas kebersihan pergi ke atas dan mulai melepas tutup tangki satu per satu dan memeriksa kandungan kimia dari airnya. Ketika dia memeriksa tangki yang terakhir, dia mengangkat tutup tangki seketika bau busuk menyengat dari dalam tangki. Terlihat tubuh anak-anak yang sudah busuk mengambang di dalam tangki.

Setelah polisi mengautopsi mayat tersebut, mereka mengkonfirmasi bahwa itu adalah mayat si gadis yang menghilang selama tiga bulan sebelumnya.

Diperkirakan dia sedang bermain diatas gedung ketika tutup tangki air sedang terbuka. Kelihatannya, dia melihat ke dalam tangki dan secara tidak sengaja terjatuh dan tenggelam di air.

Mayat gadis itu mengambang disana, tidak terusik, selama tiga bulan lamanya.

Dan selama tiga bulan, para penghuni apartemen tidak mengetahui bahwa mereka meminum air dari tempat mayat si gadis membusuk.

Comments

Post a Comment

Share your fear please.... :)

Popular posts from this blog

Tragedi Himuro Mansion

Siapa yang udah pernah main game Fatal Frame ? Saya belom, hehe. Mau maenin tapi PS 2 nya rusak duluan. Saya tahu Fatal Frame dari teman saya yang sudah terlebih dahulu bermain Fatal Frame. Gamenya lumayan horror, eh bukan lumayan lagi deh. Horror banget. Ya iyalah gimana gak ? Di game itu kita berperan jadi sepasang gadis yang tersesat di sebuah mansion yang isinya hantu - hantu semua. Satu - satunya cara untuk menghadapi hantu - hantu itu adalah dengan memotret mereka dengan sebuah alat bernama camera obscura. Iya, dipotret hantunya. Kebayangkan kalo hantunyaFatal Frame tiba - tiba muncul di depan wajah terus langsung kita harus buru - buru potret. BAKEKOK !! Ini kok jadi review game ? -_-" Maaf keasyikan ngebahas Fatal Frame. Langsung ke topik utama. Ada alasan mengapa tadi saya membahas game Fatal Frame sedikit di awal. Latar tempat game Fatal Frame adalah sebuah mansion (rumah singgah yang besar dan luas) bernama Himuro Mansion. Dan coba tebak ? ternyata Himuro Mansion benar …

Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan)

Selesai Abatoar langsung saya lahap Linimasa di hari itu juga. Rasanya agak telat kalau saya me-review Linimasa sekarang - sekarang ini, mengingat tanggal terbitnya sudah lewat berbulan - bulan lalu. Well... better late than never. Kita bahas sedikit tentang cerita dalam Linimasa, tanpa spoiler tentunya.

Judul buku : Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan) Penulis : @kisahhorror Penerbit : Mediakita Tanggal terbit : November - 2013 Jumlah halaman : 340


Linimasa menceritakan tentang konflik dan intrik anak - anak remaja tanggung persis di sinetron - sinetron yang sering diputar di stasiun televisi kesayangan kita. Adalah Tatiana, gadis berpenampilan sederhana namun selalu meninggalkan kesan baik pada teman - temannya sebagai siswi yang rajin, pintar, suka menolong dan ramah kepada semua orang. Sifat baik Tatiana bukan berarti berimbas baik pada semua orang, tersebutlah lima orang remaja lain yang merasa dipecundangi oleh kebaikan dan prestasi - prestasi Tatiana. Lima orang remaja itu adalah Fra…

Gak Baca Komik Horor, Sekalinya Baca Jadi Lama Gak Posting Lagi

Lama gak update sodara - sodara sekalian. Kali ini saya gak mau cerita sesuatu dulu. Mau share sedikit aja.  Jadi gini, ceritanya saya lagi iseng googling. Dan nemu komik horror disalah satu web penyedia komik. Jelas dong saya penasaran, saya baca dikit dan voila ! sukses bikin saya gak bisa tidur, gak berani di kamar mandi lama - lama. Dan gak berani buat posting cerita horor buat sementara. (Selain sempitnya waktu, efek dari komik ini yang membuat saya gak posting - posting lagi).

"Emang serem banget ya ?"

Gak banget - banget sih, tapi karena ilustrasinya yang "brengsek" dan lumayan buat bahan mental disturbing jadi bakal bikin anda berkali - kali ngeliat ke belakang pas lagi baca ceritanya (if you know what i mean...^_^).

Nih saya kasih linknya aja. Saya gak mau naro gambar - apa dipostingan kali ini.

YAMI NO KOE
Nemu profil penulisnya juga dari wikipedia :

Junji Ito was born in the Gifu prefecture of Japan in 1963. He was inspired from a young age by both his ol…