Skip to main content

A Tribute for the Readers

Walaupun hobby dengan cerita hantu, tidak dapat serta merta menyukai hal - hal mistis. Maksudnya? begini, ada beberapa orang yang menyukai cerita hantu karena mereka memang memiliki ketertarikan dengan hal - hal yang berbau mistis melebihi kenikmatan mengalami rasa takut dari cerita hantu, seperti misalnya suatu ritual - ritual adat dengan sesajen yang harus disediakan untuk laut atau pohon, atau bahkan juga tentang makhluk halus yang katanya bersemayam didalam benda - benda seperti senjata yang banyak ditemui dinegeri ini.

Namun ada juga yang suka dengan cerita hantu karena...... ya memang suka, mengalami rasa takut dan penasaran, serta mengetahui akhir ironis dalam sebuah cerita hantu yang ada. Karena terkadang memang ada segelintir orang yang menikmati bumbu - bumbu cerita yang seperti itu (lihat R.L Stine penulis novel Goosebump. Beliau berhasil membuat anak - anak amerika bergidik dengan novelnya). Dan inilah yang saya rasakan. Intinya adalah menikmati, bukan menganggap serius dengan paranoid berlebihan. Karena biar bagaimanapun yang tertulis didalam blog ini adalah sebuah cerita turun - temurun yang biasa digunakan oleh para orang tua untuk menakut - nakuti anak - anaknya agar tidak nakal, tapi malah berdampak serius dan jadi buah bibir dikalangan masyarakat membuat cerita ini tetap eksis dan malah agak lebih mengerikan dari apa yang diceritakan sebenarnya.

Blog ini dibuat sebagai bentuk ekspresi perlawanan diri saya terhadap film horor Indonesia yang agak...... memprihatinkan. Horor 20 persen, dan sisanya..... tebak sendiri. Hahaha. Walau yah memang gak berkontribusi besar buat merubah keadaan yang ada sekarang, setidaknya ini menyenangkan saya dan Alhamdulillah menyenangkan orang lain juga.
Lagipula setelah saya survey ke beberapa pembaca. Mereka menganggap cerita dalam blog ini lebih patut dibilang seru dan unik daripada dibilang seram. Entah saya mau senang atau sedih, yang jelas terima kasih atas perhatian anda dan kometar - komentar anda para anonymous.

Blog ini saya dedikasikan buat mereka yang punya rasa penasaran dan punya apresiasi terhormat terhadap cerita horror.

Terima kasih......
Rezz

Comments

  1. Yap, saya juga ga suka dgn film horror indonesia yg sekarang. Padahal kan kalo murni horor pasti lebih menarik.
    Salam kenal ya :) saya juga salah satu penikmat novel horor

    ReplyDelete
  2. kalau saya lebih suka film horor yang berbumbu komedy :D

    ReplyDelete
  3. Tampilan blognya udah keliatan horor..

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your fear please.... :)

Popular posts from this blog

Tragedi Himuro Mansion

Siapa yang udah pernah main game Fatal Frame ? Saya belom, hehe. Mau maenin tapi PS 2 nya rusak duluan. Saya tahu Fatal Frame dari teman saya yang sudah terlebih dahulu bermain Fatal Frame. Gamenya lumayan horror, eh bukan lumayan lagi deh. Horror banget. Ya iyalah gimana gak ? Di game itu kita berperan jadi sepasang gadis yang tersesat di sebuah mansion yang isinya hantu - hantu semua. Satu - satunya cara untuk menghadapi hantu - hantu itu adalah dengan memotret mereka dengan sebuah alat bernama camera obscura. Iya, dipotret hantunya. Kebayangkan kalo hantunyaFatal Frame tiba - tiba muncul di depan wajah terus langsung kita harus buru - buru potret. BAKEKOK !! Ini kok jadi review game ? -_-" Maaf keasyikan ngebahas Fatal Frame. Langsung ke topik utama. Ada alasan mengapa tadi saya membahas game Fatal Frame sedikit di awal. Latar tempat game Fatal Frame adalah sebuah mansion (rumah singgah yang besar dan luas) bernama Himuro Mansion. Dan coba tebak ? ternyata Himuro Mansion benar …

Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan)

Selesai Abatoar langsung saya lahap Linimasa di hari itu juga. Rasanya agak telat kalau saya me-review Linimasa sekarang - sekarang ini, mengingat tanggal terbitnya sudah lewat berbulan - bulan lalu. Well... better late than never. Kita bahas sedikit tentang cerita dalam Linimasa, tanpa spoiler tentunya.

Judul buku : Linimasa (Sisi kelam sebuah kicauan) Penulis : @kisahhorror Penerbit : Mediakita Tanggal terbit : November - 2013 Jumlah halaman : 340


Linimasa menceritakan tentang konflik dan intrik anak - anak remaja tanggung persis di sinetron - sinetron yang sering diputar di stasiun televisi kesayangan kita. Adalah Tatiana, gadis berpenampilan sederhana namun selalu meninggalkan kesan baik pada teman - temannya sebagai siswi yang rajin, pintar, suka menolong dan ramah kepada semua orang. Sifat baik Tatiana bukan berarti berimbas baik pada semua orang, tersebutlah lima orang remaja lain yang merasa dipecundangi oleh kebaikan dan prestasi - prestasi Tatiana. Lima orang remaja itu adalah Fra…

Gak Baca Komik Horor, Sekalinya Baca Jadi Lama Gak Posting Lagi

Lama gak update sodara - sodara sekalian. Kali ini saya gak mau cerita sesuatu dulu. Mau share sedikit aja.  Jadi gini, ceritanya saya lagi iseng googling. Dan nemu komik horror disalah satu web penyedia komik. Jelas dong saya penasaran, saya baca dikit dan voila ! sukses bikin saya gak bisa tidur, gak berani di kamar mandi lama - lama. Dan gak berani buat posting cerita horor buat sementara. (Selain sempitnya waktu, efek dari komik ini yang membuat saya gak posting - posting lagi).

"Emang serem banget ya ?"

Gak banget - banget sih, tapi karena ilustrasinya yang "brengsek" dan lumayan buat bahan mental disturbing jadi bakal bikin anda berkali - kali ngeliat ke belakang pas lagi baca ceritanya (if you know what i mean...^_^).

Nih saya kasih linknya aja. Saya gak mau naro gambar - apa dipostingan kali ini.

YAMI NO KOE
Nemu profil penulisnya juga dari wikipedia :

Junji Ito was born in the Gifu prefecture of Japan in 1963. He was inspired from a young age by both his ol…