Skip to main content

Creepy Diary 2

Dapat rezeki yang lumayan di sore hari sepulang kerja. Satu novel dikirimkan ke rumah. Adapun judul novel itu adalah Creepy Diary 2 karya Ayumi Chintiami. Tak perlu banyak kata lagi, mari kita bedah.

Judul buku         : Creepy Diary 2
Penulis              : Ayumi Chintiami
Penerbit            : Bukune 
Tanggal terbit    : Mei 2014
Jumlah halaman : 292 halaman

Creepy Diary 2
Adalah seorang gadis bernama Ayumi yang memiliki kemampuan bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh orang kebanyakan. Ayumi sering kali melihat makhluk-makhluk mengerikan, mengalami mimpi-mimpi aneh dan bahkan visualisasi dari peristiwa yang belum pernah terjadi. Sama seperti novel sebelumnya, pada Creepy Diary 2 Ayumi kembali menemui arwah penasaran dengan latar belakang kematian yang bisa dibilang kelewat getir serta kejadian-kejadian aneh serta sosok-sosok mengerikan yang dia temui sepanjang perjalanan ketika berwisata mistis bersama teman-temannya menelusuri tempat-tempat mistis di tanah Jawa dan pengalamannya 'berjalan-jalan' di dimensi lain yang mengancam nyawanya sekaligus bumbu romansa yang terasa sangat kental dari beberapa bagian ceritanya antara Ayumi dengan kekasihnya Aryo.

(+)Plus
  • Rangkaian kalimat yang digunakan dalam tiap paragraf untuk membangun
    ceritanya terkesan lembut. Ringan untuk dibaca, dilengkapi juga dengan diksi yang tidak terlalu berlebihan.
  • Pesan moralnya mudah dicerna para pembaca. Tiap bagian ceritanya mengandung pesan moralnya masing-masing.
  • Memperluas wawasan pembacanya tentang pemahaman terhadap orang-orang indigo. Tentang bagaimana menyikapi seorang indigo
  • Ilustrasi yang keren, sedikit namun berkesan. Merepresentasikan imajinasi para pembacanya.

(-)Minus
  • Sulit untuk menemukan bagian horror yang benar-benar 'mengigit' dalam novel ini. 
  • Ditemukan beberapa typo.
    • Halaman 122, paragraf 2, baris 3.
    • Halaman 123, paragraf 5, baris 1.
    • Halaman 275, paragraf 3, baris 3.   
Kekuatan terbesar dari karya ini adalah pesan moralnya yang bijak dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penulis mengajak pembacanya untuk selalu berpikiran positif dalam menanggapi setiap kejadian walaupun kejadian itu tidak begitu baik menurut kita, namun Tuhan selalu memiliki rencana lain yang lebih baik untuk hamba-Nya. Dari karya ini juga terdapat cerita yang menggambarkan begitu dahsyatnya kekuatan kasih sayang ketika orang-orang yang begitu menyayangi Ayumi berdoa dengan sepenuh hati agar Ayumi selamat dari astral projection-nya. Dan satu hal lagi yang saya sukai dari buku ini, adalah aroma kertasnya yang agak persis wangi bunga melati. Saya sengaja mendekatkan hidung saya ketika membacanya, dan menghirup dalam-dalam aroma bukunya ketika selesai membaca. Aromanya benar-benar nikmat.
Creepy Diary 2
Terlepas dari kekuatan terbesar tadi, Creepy Diary 2  dapat dikatakan terlalu 'manis' untuk dikatakan sebagai sebuah novel horor. Hantu dengan penggambarannya yang mengerikan sering sekali muncul, ini malah menyebabkan saya menjadi agak bosan karena sering munculnya hantu malah membuat unsur horornya jadi tidak terlalu 'mengigit'. Memang karya ini melibatkan berbagai macam hantu, namun sayangnya hantu-hantu yang muncul dalam cerita kurang berhasil untuk menakuti pembaca. Saya mengambil kesimpulan, sebagai novel horor Creepy Diary 2 adalah novel horor ringan yang cocok untuk dibaca kalangan remaja hingga dewasa.

Comments

Post a Comment

Share your fear please.... :)

Popular posts from this blog

Bermain Petak Umpet(?)

Pendahuluan : Permainan petak umpet sendirian ini merupakan sebuah ritual untuk melakukan kontak dengan mereka yang sudah meninggal. Arwah yang penasaran dan mengembara di Bumi akan selalu mencari tubuh untuk dirasuki. Dalam ritual ini anda memanggil roh yang akan merasuki boneka sebagai pengganti tubuh manusia. Peringatan : Jika anda memiliki kemampuan yang "lain" kemungkinan ketika ritual ini dilaksanakan anda akan merasa tidak enak badan selama ritual berlangsung. Yang diperlukan : Boneka yang memiliki anggota badan. Segenggam beras. Jarum dan benang merah. Benda tajam (pisau, gunting, pecahan kaca, dll pilih salah satu). Secangkir penuh air garam. Tempat bersembunyi. Persiapan : Keluarkan semua benda yang berada didalam boneka (seperti kapas, kain, dll) lalu isi dengan beras. Potong kuku anda dan masukkan kuku tersebut kedalam boneka lalu jahit bagian boneka yang terbuka dengan benang merah lalu ikat leher boneka dengan sisa benang yang ada...

Gak Baca Komik Horor, Sekalinya Baca Jadi Lama Gak Posting Lagi

Lama gak update sodara - sodara sekalian. Kali ini saya gak mau cerita sesuatu dulu. Mau share sedikit aja.  Jadi gini, ceritanya saya lagi iseng googling. Dan nemu komik horror disalah satu web penyedia komik. Jelas dong saya penasaran, saya baca dikit dan voila ! sukses bikin saya gak bisa tidur, gak berani di kamar mandi lama - lama. Dan gak berani buat posting cerita horor buat sementara. (Selain sempitnya waktu, efek dari komik ini yang membuat saya gak posting - posting lagi). "Emang serem banget ya ?" Gak banget - banget sih, tapi karena ilustrasinya yang "brengsek" dan lumayan buat bahan mental disturbing jadi bakal bikin anda berkali - kali ngeliat ke belakang pas lagi baca ceritanya (if you know what i mean...^_^). Nih saya kasih linknya aja. Saya gak mau naro gambar - apa dipostingan kali ini. YAMI NO KOE Nemu profil penulisnya juga dari wikipedia : Junji Ito was born in the Gifu prefecture of Japan in 1963. He was inspired from a young ...

Kisah Tragis Dibalik Lagu Pengantar Tidur

Nina Bobo oohh Nina bobo Kalau tidak bobo digigit nyamuk Satu lagu dengan bait sederhana yang digunakan banyak orang tua untuk mengantar tidur anak - anaknya. Keliatan tidak ada yang ganjil dari lagu itu, tapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut? Beberapa dekade setelah kedatangan Cornelis de Houtmen di Banten, warga negara Belanda dari berbagai kalangan sudah memenuhi pulau Jawa dan pulau - pulau lainnya. Alkisah seorang gadis belia asal Belanda bernama Nina Van Mijk. Gadis yang berasal dari keluarga komposer musik klasik sederhana yang menetap di Nusantara untuk memulai hidup baru karena terlalu banyak saingan musisi di Belanda. Hidup Nina berjalan normal seperti orang - orang Belanda di Nusantara pada umumnya, berjalan - jalan, bersosialisasi dengan penduduk pribumi, dan mengenal budaya Nusantara. Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian aneh itu keadaan menjadi berbanding terbalik. Kejadian aneh itu t...